Petunjuk pelajaran menggambar di Sekolah Dasar (SD)

Petunjuk pelajaran menggambar

Untuk memberikan pelajaran menggambar perlulah lebih dulu kita ketahui beberapa faktor penting yang berhubungan dengan pelajaran tersebut. Dengan mengabaikan faktor-faktor ini maka sulitlah bagi kita untuk dapat melaksanakan tujuan mengajar secara tepat dan terarah. Maka dengan sendirinya tujuan pokok tak akan dicapai sebagaimana mestinya.

Faktor-faktor yang harus diketahui terlebih dulu adalah :
  1. Tujuan pengajaran
  2. Penyesuaian bahan pelajaran dengan keadaan setempat atau jiwa anak.
  3. Cara mengajar
  4. Pedoman umum

Tujuan pengajaran menggambar

  1. Melatih anak-anak agar dapat mengekspresikan isi hati, perasaan dan pikirannya dalam bentuk gambar (ekspresi diri secara grafis).
  2. Melatih anak-anak agar memperoleh keterampilan di bidang menggambar.
  3. Menanamkan rasa keindahan, ketelitian, kesungguhan, kesabaran, ketertiban, minat yang luas ke dalam jiwa anak.
  4. Memperbesar dorongan batin untuk berani mengeluarkan perasaan yang dikandung dan mengungkapkannya secara grafis agar lebih dapat dimengerti orang lain. 
  5. Memupuk rasa hormat menghargai karya orang lain di bidang gambar serta faham akan tujuan dan gunanya.
  6. Menanamkan benih yang akan menjadi dasar pada apresiasi seni yang pengaruhnnya akan dapat mengagumi kesenian serta gunanya sebagai harta kekayaan umat manusia yang tiada taranya karunia Tuhan Yang Maha Esa.
Penyesuaian bahan pelajaran dengan keadaan setempat atau jiwa anak
1. Ambillah bahan-bahan yang akan digambar benda-benda yang dikenal anak-anak. Terutama benda-benda yang di lingkungannya atau yang hidup di lingkungannya atau yang hidup dalam pikiran anak-anak, seperti benda-benda permainan, kucing, sapi dsb dan dihubungkan dengan mata pelajaran lain.
2. Untuk anak-anak yang tinggal di desa, hendaklah berbeda motif yang diambil dengan motif untuk anak-anak yang tinggal di kota. Untuk anak yang tinggal di desa mereka lebih mengenal kerbau, hutan, sungai, dan sebagainya. Akan tetapi anak yang tinggal di kota lain pula benda-benda yang lebih banyak dikenalnya: umpama radio, televisi, kulkas, telepon, berbagai perabotan rumah tangga modern, gedung-gedung dan sebagainya
3. Bentuk-bentuk khas daerah harus menjadi perhatian dan pokok pemikiran.  Karena anak akan merasa heran kalau melihat gambar gerobak dan rumah atau benda lainnya yang berbeda bentuknya dengan bentuk yang biasa dilihatnya. Hal ini dapat  dimulai atau berubah dengan mengikuti tingkatan kelasnya, sesuai dengan pengetahuan lain yang didapatnya, seperti dari ilmu bumi, sejarah, membaca dan lain-lain.
4. Bagi anak kelas I dan permulaan kelas II di SD, berilah kebebasan dalam mengekspresikan angan-angannya. Janganlah diajarkan teknik atau cara-cara yang mungkin akan menyulitkan baginya untuk merealisasikan isi hatinya, sesuai dengan yang dikehendakinya.  Kesukaran didalam teknik ini dapat mematikan jiwa anak untuk menggambar,  ia akan menjadi takut kalau-kalau salah. Akibatnya dapat menimbulkan bermacam-macam komplikasi dalam jiwa. Seperti membenci pelajaran menggambar, merasa kurang harga diri dan sebagainya
Cara mengajar pelajaran menggambar
Memberikan pelajaran menggambar sangat tergantung akan inisiatif guru dan tergantung pula akan kelasnya. Jika di kelas rendah diadakan pelajaran menggambar, guru dapat mengajak anak berdialog atau bercerita tentang dunia kanak-kanak.  Dari dialog atau cerita ini dapat diambil bahan agar anak dapat bebas menggambarkannya.
Pada kelas yang lebih tinggi, dapat diberikan pelajaran dengan bantuan teknik yang praktis dalam menggambar benda-benda, hewan, dan sebagainya.  Disamping itu dapat pula diselingi dengan menggambar bebas sesuai dengan kelasnya dan dihubungkan dengan mata pelajaran lainnya.
Jadi ada dua cara memberikan pelajaran menggambar.
1. a. Bebas
Maksudnya anak diberikan kebebasan menggambar tanpa diajarkan teknik dan cara menggambar suatu benda, manusia dan hewan.
b. Bebas
Menggambar dengan bebas menurut tema-tema yang diingini oleh anak sendiri. Akan tetapi diperhatikan teori, teknik dan cara pelaksanaannya.
2. a. Terpimpin
Maksudnya anak diberi contoh cara atau teknik menggambar sesuatu.  Keterampilan dan penguasaan teknik diperhatikan dan jadi pedoman pula dalam penilaian.
b.  Terpimpin
Terpimpin dalam pemakaian alat, seperti  pensil berwarna, cat air dan sabagainya.  Terpimpin pula dalam pengambilan obyek serta jenis yang digambar. Apakah jenis hiasan, apakah gambar peta atau dekorasi dan lain-lain.

Pos terkait