Karakteristik unik gambar anak usia dini

Gambar anak  usia dini mempunyai keunikan tersendiri dibanding gambar atau lukisan orang dewasa. Karena masa anak-anak masih mempunyai keluguan dalam ekspresi emosinya. Secara garis besar, di bawah ini dijelaskan karakter unik gambar anak usia dini sebagai berikut: 
Ideographisme -Gambar anak adalah wujud ekspresi pemahaman dan logika anak, misalnya ketika anak menggambar wajah orang dari arah samping, walaupun pada kenyataan matanya hanya terlihat satu,tetapi berdasar pemahaman si kecil bahwa mata orang itu ada dua, maka kedua mata itu dilukis disamping.
  
Teorotif atau otomisme –Karakter gambar anak yang lain adalah pada umumnya anak usia dini menggambar bentuk benda secara berulang-ulang dengan ukuran monoton. Ciri ini disebut stereotipe. Contohnya gambar bunga yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama meskipun beraneka warna. Bahkan temanya pun diulang-ulang.
Gejala Finalitas –Betapa unik jika kita mengamati gambar anak usia dini, anak mengekspresikan peristiwa yang mengandung unsur ruang dan waktu. Pada umumnya si kecil melukiskan manusia atau makhluk selainnya dalam gerak. Pengekspresian peristiwa itu divisualisasikan lewat obyek gambar yang dibuat berulang-ulang, namun tidak semua anggota badan digambar, hanya yang dirasa penting saja sesuai dengan tema lukisan. Contohnya ketika anak menggambar ibu yang sedang menyapu, biasanya hanya digambar satu tangan saja, tangan yang lain tidak digambar, karena ia memahami ketika ibu sedang  menyapu hanya memakai satu tangan saja.
Perebahan atau Lipatan –Sifat ini adalah kejadian yang menggelikan namun difahami logis bagi anak usia dini. Juga disebut sifat rabatemen atau tegak lurus. Segala benda yang tegak lurus pada suatu garis dasar, maka akan digambar pula tegak lurus pada garis dasar tersebut walaupun garis dasar tersebut arahnya belok atau miring. Sehingga semua benda akan nampak rebah bahkan nampak terjungkir.
Transparan –Masa anak-anak cenderung menggambarkan peristiwa dengan penggambaran yang tembus pandang. Misalnya ketika anak menggambar kucing, biasanya ia akan menggambar kucing dengan perut yang ada gambar ikannya, karena si kecil sering melihat kucing makan ikan. Demikian juga ketika anak kita suruh menggambar kucing makan tikus, maka tikus yang berada di perut kucing akan digambar pula. Si kecil cenderung  melukiskan semua yang ia fahami meskipun ada beberapa objek yang berada di ruang tertutup yang tidak kelihatan. Nilai yang dapat kita ambil pelajaran dan dapat kita tiru dari anak-anak dengan sifat gambar transparan ini ialah kepolosan dan kejujuran si kecil. Berbeda dengan orang yang sudah dewasa yang penuh kepura-puraan.
Juxtaposisi –Karakter pemecahan masalah ruang (kedalaman jauh dekat) pada bidang datar, yang diatasi dengan memakai dasar pemahaman  praktis. Anak-anak menggambar objek yang jauh pada kertas bagian atas, sedangkan yang dekat di bagian bawah. Nampak lucu, bertebaran namun sangat artistik.
Simetris –Saat menggambar objek sering timbul keinginan untuk menggambar hal-hal yang asimetris menjadi simetris. Contohnya ketika menggambar gunung, biasanya anak-anak akan menggambar dua gunung dengan matahari di tengahnya.Ketika menggambar setangkai bunga yang ada daunnya, biasanya ia akan menggambar dua daun di kiri dan kanan tangkai tersebut, dan contoh lainnya.
Proporsi (Perbandingan Ukuran) –Anak cenderung mementingkan nilai proporsi  dibanding nilai fisik. Suatu yang ia anggap penting akan digambar dengan ukuran lebih besar dan lebih jelas.
Naratif (Cerita) –Gambar atau lukisan buah karya anak adalah ungkapan dari gejolak jiwanya. Jadi, apapun bentuk gambar atau lukisan karya anak merupakan cerita anak sebagai ekspresi gejolak jiwa atau perasaan, bukan hanya sekedar aktifitas mencorat-coret saja. Dengan demikian, sebagai orang dewasa, kita harus mengapresiasi secara bijak agar motifasi anak kita bisa berkembang dengan optimal. Jika kita tidak punya ilmu tentang karakter unik gambar anak usia dini, niscaya kita akan bersikap kontra produktif terhadap tumbuh kembang anak kita.

Demikian penjelasa singkat tentang karakteristik karya gambar anak usia dini yang unik, semoga menambah kebijaksanaan dalam menuntun anak-anak kita tercinta dalam meraih cita-cita dengan tidak tergesa-gesa. Terimakasih atas kehadiran Anda.

Pos terkait